Hari ini ditempat kerja,Bos menunjukku untuk suatu posisi baru,posisi yang sebelumnya di jabat oleh temanku,aku menolaknya tapi tampaknya bos tidak mau tau dan tetap memaksa.Keterlaluan..ouw itu bukan untuk sikap menunjuk dengan paksa!! tapi lebih pada perbedaan tindakan yang diambil oleh bosku.Aku selama setahun ini dengan sangat baik menjalankan tugasku diposisiku,lalu tiba-tiba rekan kerjaku ingin berhenti ditanggung jawab yang diembankan padanya,hanya dengan alasan dimarahin mamanya jika dia tetap memegang posisi itu,sungguh alasan yang amat sangat tidak masuk akal,alasan yang sangat tak mencerminkan profesionalisme,dilain pihak rekan kerja lainnya yang ditunjuk semua angkat tangan dan bilang tidak mampu,semua dapat berkelit!!! lalu kenapa tiba-tiba posisi itu disodorkan padaku,padahal tugasku sudah sangat banyak,dan tanggung jawab yang kuemban sekarang ini pun sama dengan tanggung jawab yang sekarang sedang ditawarkan kemana-mana itu!! dan Heiiii!!!!! aku dipaksa untuk menerima posisi ini,padahal rekan lainnya masing-masing dengan leluasa menolak,tapi kenapa aku WAJIB menerimanya.Sakit hati amat terasa,perlakuan tidak adil itu kini kurasakan.Sebegitu tak dapat menolaknyakah aku sampai boss tega membuatku tak punya pilihan.
Akhirnya seharian di kantor aku hanya murung,para rekan kerja bertanya alasannya dan tak satupun kujawab.Aku sedih dengan semua ini..ini juga membuatku teringat akan kejadian dikomunitas yang sangat kucintai,akhirnya aku terpaksa melepasnya hanya dikarenakan ada yang memilihku tanpa persetujuanku,dan bukannya aku diajarin dari awal,aku malah disudutkan karena ketidaktauanku akan adanya rapat-rapat itu,sedih harus buat keputusan untuk melepas kegiatan yang sangat kusukai itu,karena aku sudah gak nyaman dengan beban dan tuduhan yang ditujukan buatku,aku bukannya ga ingin ikut rapat,tapi memang gak ada yang memberitahukanku tentang rapat itu. Dan sekarang di tempat kerja,aku juga malah digiring kesuatu posisi yang relatif berbahaya karena berhadapan dengan jumlah uang yang tak sedikit.
Diperjalanan pulang kerja,aku menangis sejadi-jadinya menumpahkan sesak di hati.Dikantor aku sedih,berkegiatan diluar aku ditindas,bahkan dirumahpun aku menjadi upik abu yang membiayai saudara yang sok bijak dan bisa dengan mudah menghina, padahal orang yang dihinanya ini yang membantu membiayai hidupnya 3 tahun ini. 1 minggu ini aku menangis terus,Allah apa maksudmu memberiku cobaan ini pada waktu yang bersamaan.Apa yang harus kupelajari dari kejadian-kejadian ini yang seperti mempunyai arah yang sama,ketiganya sangat membebaniku dan membuatku tersakiti.
Allah,aku percaya setiap hal ada hikmahnya,dan di setiap kesulitan ada kemudahan..Aku mohon bantulah hamba melewati masa sulit dan penuh airmata ini amiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar